KLIKBUKA.COM, BULUKUMBA.–Semangat pengabdian para guru kembali menyala di Lapangan Pemuda Bulukumba saat peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf atau Andi Utta, memimpin upacara sebagai Inspektur Upacara (Irup), sekaligus meluncurkan Koperasi Lentera Merah Putih untuk mendukung kesejahteraan guru. Acara yang digelar PGRI Cabang Bulukumba ini berlangsung penuh antusiasme, dihadiri ratusan pendidik dan pejabat daerah Bulukumba, Selasa 25 November 2025.
Hj. Hamrina A. Muri, Ketua PGRI Cabang Bulukumba sekaligus Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), menyatakan kegembiraannya atas partisipasi aktif para guru. “Alhamdulillah hari ini kita laksanakan upacara sebagai puncak peringatan HUT ke-80 tahun PGRI. Kita sekaligus meluncurkan Koperasi Lentera Merah Putih,” ucapnya. Ia menambahkan, koperasi ini telah beroperasi dengan unit usaha aktif, bertujuan menyukseskan program pemerintah dan mendorong kemandirian guru. “Kami ingin ikut menyukseskan program pemerintah, seperti koperasi yang ada di desa dan kelurahan. Makanya PGRI Bulukumba juga punya koperasi,” jelas Hj. Hamrina.
Rangkaian kegiatan PGRI Bulukumba tak kalah meriah, mulai dari Jalan Sehat, Donor Darah, hingga Webinar Pembelajaran Mendalam. “Setelah jalan sehat kemarin, kami langsung lanjutkan dengan kegiatan sosial berupa donor darah. Alhamdulillah ada 50 lebih kantong darah berhasil kami sumbangkan untuk keberlangsungan kemanusiaan,” tambahnya dengan nada bangga.
Dalam sambutannya, Andi Utta menyoroti evolusi pendidikan di era digital. “Saya mengajak seluruh guru Indonesia terus berinovasi, belajar sepanjang hayat, berkolaborasi lintas bidang, serta memiliki pola pikir bertumbuh, mindset yang terbuka pada perubahan dan siap menghadapi tantangan zaman,” pesannya. Ia menekankan perlunya peningkatan kesejahteraan, kompetensi, dan perlindungan hukum bagi guru. “Jangan ada lagi guru yang tersandung kasus hukum saat menunaikan tugasnya. Negara harus melindungi guru saat menjalankan tugasnya mendidik anak bangsa,” tegas Bupati dua periode ini.
Andi Utta juga mendorong PGRI untuk adaptif dan bermitra dengan pemerintah. “Atas nama Pemerintah Daerah Bulukumba, saya mengucapkan Selamat HUT ke-80 PGRI dan Selamat Hari Guru Nasional tahun 2025. Terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan perjuangan tanpa kenal lelah dari semua guru dan pendidik. Semoga dedikasi dan pengabdian para guru menjadi suluh penerang bangsa, negara, dan kemanusiaan,” tutupnya.
Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Andi Edy Manaf, Ketua DPRD Umy Asyiatun Khadijah, Forkopimda, Sekda Muh. Ali Saleng, pimpinan instansi vertikal, BUMN, BUMD, serta para guru dan undangan. Ansar Langnge, Kepala Sekolah UPT SPF SMPN 1 Bulukumba, menyuarakan urgensi payung hukum perlindungan guru. “Artinya guru jangan langsung dilaporkan ke aparat kepolisian, namun terlebih dahulu dimediasi dan dicarikan jalan terbaiknya. Namun demikian kalau memang fatal dan tujuannya bukan mendidik, yah dilanjutkan untuk proses hukumnya,” katanya.
Ia menambahkan, “Antusiasme guru sangat besar dibuktikan dengan banyaknya guru yang hadir dalam upacara. Kami harap pemerintah terus memperhatikan kesejahteraan guru. Semoga payung hukum Perlindungan Guru bisa secepatnya disahkan.”
Acara ini menjadi tonggak penting bagi pendidikan Bulukumba, menggabungkan penghormatan guru dengan inisiatif ekonomi seperti koperasi, di tengah tuntutan inovasi digital dan keterampilan abad ke-21.(**)






