Kereta Api Makassar–Parepare: Menhub Dudy Tinjau Integrasi dengan Pelabuhan & Terminal Bus

Terminal Bus Integrasi Mandai akan dibangun di lahan kawasan Stasiun Mandai/dephub.go.id/

KLIKBUKA.COM, MAKASSAR–Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau operasional Kereta Api Makassar–Parepare di Sulawesi Selatan sekaligus memeriksa rencana induk pengembangan stasiun yang akan terintegrasi dengan pelabuhan dan terminal bus.

“Kami ingin stasiun terhubung langsung dengan Pelabuhan Garongkong, Makassar New Port, dan terminal bus. Integrasi antarmoda ini sangat penting untuk memperkuat konektivitas di Sulawesi Selatan,” kata Menhub Dudy.

Tiga Titik Integrasi Utama

  1. Stasiun Mandai – Terminal Bus Integrasi Mandai

    • Lahan: 2,5 hektar dari total 16,4 hektar kawasan stasiun

    • Pemanfaatan lahan saat ini:

      • 1 ha: Stasiun & jalan akses

      • 10,4 ha: Kantor operasional & fasilitas pendukung

      • 2,5 ha: Rumah susun pegawai

      • Stasiun Garongkong – Pelabuhan Garongkong

        • Terhubung dengan KSOP Garongkong

        • Lahan: 46,6 hektar (2,5 ha untuk akses & stasiun, sisanya untuk pengembangan kawasan)

        1. Stasiun Mandai – Makassar New Port

          • Masih dalam proses pembebasan lahan

        Kemajuan Jalur Kereta Api Makassar–Parepare

        • Panjang total: 123 km

          • 58,4 km di Kabupaten Barru

          • 45,9 km di Kabupaten Pangkep

          • 18,7 km di Kabupaten Maros

        • Pertumbuhan penumpang:

          • 2023: 214.720 penumpang

          • 2024: 281.442 penumpang

          • Jan–Juli 2025: 181.895 penumpang

        • Tingkat kepuasan naik dari 3,1 (2023) menjadi 3,34 (2024) dalam skala 4

        “Peningkatan jumlah penumpang ini membuktikan tingginya kebutuhan dan minat masyarakat, sehingga pengembangan lebih lanjut sangat layak dilakukan,” tutup Menhub Dudy.(*)

Pos terkait