KLIKBUKA.COM, BULUKUMBA–Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, kembali menegaskan komitmennya memerangi penyalahgunaan narkoba. Dalam acara Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Pembangunan di Aula Kahayya Gedung Pinisi, ia memerintahkan seluruh peserta rapat untuk menjalani tes urine demi memastikan lingkungan kerja pemerintah tetap bersih dari pengaruh narkotika.
Instruksi ini berlaku tanpa pengecualian, mencakup konsultan perencana, konsultan pengawas, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), serta Kepala Subbagian Umum dan Program dari berbagai OPD di Pemerintah Daerah Bulukumba. Langkah ini mencerminkan tekad untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan kepercayaan publik terhadap birokrasi.
“Pemerintah harus menjadi teladan. Kita tidak boleh memberi ruang bagi narkoba merusak kinerja dan moral aparatur,” tegas Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf, yang akrab disapa Andi Utta.
Suasana rapat mendadak berubah ketika Kasat Narkoba Polres Bulukumba, AKP Akhmad Risal, bersama tim dari Dinas Kesehatan, memasuki ruangan. Ia mengumumkan pelaksanaan tes urine secara mendadak, sebagai langkah nyata memastikan semua peserta bebas dari narkotika.
Putra asli Bulukumba itu memuji inisiatif Bupati.
“Jarang sekali saya temukan kepala daerah dengan komitmen sekuat Bupati Andi Utta. Beliau benar-benar serius memastikan jajarannya bersih dari narkotika,” ujar AKP Akhmad Risal, mengacu pada pengalamannya bertugas di berbagai daerah.
Tes urine dilakukan bergilir di area samping aula, dengan pengawasan ketat aparat kepolisian dan tenaga medis.
AKP Akhmad Risal menegaskan bahwa Polres Bulukumba akan terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, baik di kalangan ASN, pelajar, maupun masyarakat umum.
“Kami terus mengedukasi masyarakat, dari pelajar hingga aparatur desa, tentang bahaya narkoba. Pencegahan ini adalah tanggung jawab bersama,” katanya.
Ia juga mengajak semua pihak untuk berani melaporkan jika ada indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkoba.
“Jangan ragu untuk melapor jika ada dugaan transaksi atau penyalahgunaan narkotika. Bersama, kita wujudkan Bulukumba yang bersih dan sehat,” tegasnya.
Langkah tegas ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah dan aparat penegak hukum di Bulukumba tidak hanya berbicara, tetapi juga bertindak nyata.
Bupati Andi Utta berharap tes mendadak seperti ini memberi efek jera sekaligus pesan moral bahwa narkoba adalah musuh bersama.
“Kita ingin menciptakan lingkungan kerja yang produktif, aman, dan bebas dari ancaman narkoba. Aparatur yang bersih akan melahirkan pelayanan publik yang berkualitas,” ujarnya.
Kebijakan tes urine mendadak yang dilakukan di rapat Monev ini menjadi contoh praktik baik dalam pemberantasan narkoba di lingkungan pemerintahan. Sinergi antara Pemkab Bulukumba dan Polres Bulukumba menjadi kunci menciptakan birokrasi yang bersih dan masyarakat yang sehat.(*)






