KLIKBUKA.COM, BULUKUMBA—Sebanyak 72 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bulukumba memulai pendidikan dan pelatihan intensif selama 15 hari, dari 4 hingga 18 Agustus 2025. Mereka akan dipersiapkan untuk mengemban tugas mulia pada upacara Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Bulukumba. Selama masa karantina, para peserta akan menjalani latihan ketat untuk memastikan penampilan terbaik di hari bersejarah tersebut.
Acara pembukaan pelatihan digelar pada Senin, 4 Agustus 2025, dan diresmikan oleh Sekretaris Daerah Bulukumba, Muh. Ali Saleng. Dalam sambutannya, Ali Saleng memuji semangat dan dedikasi para peserta yang terpilih. “Kalian adalah putra-putri terbaik Bulukumba, duta pemuda yang membawa harapan daerah ini. Menjadi Paskibraka bukan hanya tentang mengibarkan bendera, tetapi juga menunjukkan jiwa kepemimpinan dan karakter unggul,” ungkapnya.
Ali Saleng menegaskan bahwa para calon Paskibraka harus menunjukkan integritas, disiplin, dan sikap teladan yang dapat menginspirasi masyarakat. “Jadilah cerminan pemuda Bulukumba yang tangguh dan bermartabat. Ikuti pelatihan ini dengan penuh komitmen, karena kalian sedang dipersiapkan untuk menjadi panutan bagi generasi mendatang,” pesannya.
Kepala Bidang Kesbangpol Bulukumba, Akhmad Rizal, mengungkapkan bahwa dari ratusan pendaftar, 75 siswa berhasil lolos seleksi ketat. Sebanyak 72 di antaranya, terdiri dari 33 putri dan 39 putra dari berbagai sekolah di Bulukumba, akan bertugas di tingkat kabupaten. Sementara itu, tiga siswa berprestasi, yaitu Afzal Faiz Arham (SMA Negeri 2 Bulukumba), Rifqah Atiyah Fakirah (SMA Negeri 8 Bulukumba), dan Andi Hadi Mahasyim (SMA Negeri 1 Bulukumba), terpilih mewakili Bulukumba di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
“Ketiga wakil provinsi ini, bersama calon Paskibraka lainnya, telah memulai pelatihan dengan penuh semangat. Mereka adalah hasil seleksi terbaik yang mencerminkan potensi luar biasa pemuda Bulukumba,” ujar Akhmad Rizal.
Selama pelatihan, para peserta akan dibekali materi beragam oleh pelatih dan narasumber berpengalaman. Selain teknik baris-berbaris, mereka akan mendapatkan pembinaan wawasan kebangsaan, penguatan mental, pengembangan kepribadian, serta latihan fisik untuk mendukung tugas mereka sebagai pengibar bendera yang profesional dan bermartabat.(*)






