Aksi Setop Stunting, Bupati Andi Utta Imbau Dukungan Penuh Masyarakat

Andi Utta meminta semua elemen masyarakat untuk mendukung penuh Aksi Setop Stunting di desa lokus/KLIKBUKA/

KLIKBUKA.COM, BULUKUMBA–Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, atau yang akrab disapa Andi Utta, menghadiri acara penerimaan tenaga pendamping gizi desa untuk program Aksi Stop Stunting (ASS) tingkat Kabupaten Bulukumba. Bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati, Pada Kamis, 31 Juli 2025.

Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menekan angka stunting di wilayah tersebut dan, ya, ini bukan cuma soal tinggi badan, tapi juga tinggi semangat!

Dalam sambutannya, Andi Utta mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya di desa-desa lokus, untuk berperan aktif mendukung upaya penurunan stunting. “Kami butuh kerja sama semua pihak, mulai dari masyarakat hingga petugas di lapangan, untuk memastikan program ini berhasil. Stunting bukan hanya urusan kesehatan, tetapi tanggung jawab kolektif kita—kecuali kalau kita mau tetangga bilang kita pelit berbagi gizi!” tegasnya dengan senyum kecil yang mengundang tawa hadirin.

Bupati menegaskan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada aksi nyata, bukan sekadar wacana atau rutinitas rapat. “Jika kita hanya berhenti pada konsep tanpa tindakan, itu sama saja dengan ‘stunting pemikiran.’ Saya ingin melihat langkah konkret yang terukur dan terarah, bukan cuma janji-janji setinggi pohon kelapa!” ujar Andi Utta, seraya menyinggung pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk hasil yang optimal.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa rasa malu atas ketidakmampuan menangani stunting harus menjadi pendorong bagi semua pihak. “Saya malu jika sebagai bupati tidak bisa memberikan solusi. Begitu pula camat, kepala desa, hingga masyarakat kita harus merasa terpanggil. Apa artinya memiliki banyak harta jika tetangga kita masih menderita gizi buruk? Itu seperti punya gudang penuh beras tapi lupa masak nasi!” katanya dengan penuh semangat, disambut gelak tawa ringan dari peserta.

Andi Utta juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas dukungan terhadap program ini, serta kepada Dinas Kesehatan, DPPKBPPA, Tim Penggerak PKK, camat, lurah, dan kepala desa yang telah berkontribusi menurunkan angka stunting secara signifikan pada 2024. “Keberhasilan ini adalah bukti kerja keras kita bersama—dan bukti kita bukan cuma pandai ngomong!” tambahnya, mengundang senyum di ruangan.

Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Andi Edy Manaf, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba Hj. Andi Herfida Muchtar, serta sejumlah pejabat dari Dinas Kesehatan dan DPPKBPPA. Para tenaga pendamping gizi desa lokus juga hadir, menandakan kesiapan mereka untuk mengimplementasikan program ASS di lapangan—dengan semangat yang, harapannya, setinggi nutrisi yang mereka promosikan!

Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba, dr. H. Muhammad Amrullah, menjelaskan bahwa program ASS merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Sulsel yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Program ini melibatkan tenaga pendamping gizi, dokter desa, kader PKK, serta ketua PKK desa di 21 desa lokus. “Kegiatannya mencakup identifikasi balita dengan masalah gizi, pemeriksaan kesehatan, rujukan untuk kasus berat, serta intervensi gizi dan edukasi untuk balita dan ibu hamil—semuanya dengan serius, tapi kami juga sesekali butuh candaan biar tak pusing!” paparnya.

dr. Amrullah menambahkan, pendampingan juga meliputi konseling gizi dan monitoring ketat untuk memastikan efektivitas program. “Kami terus memantau dan mencatat perkembangan agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran, seperti memastikan sayuran sampai ke piring, bukan cuma ke pasar!” ujarnya, memancing tawa kecil.

Sebagai penutup, acara ini diakhiri dengan penyerahan rompi secara simbolis oleh Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua TP PKK kepada perwakilan tenaga pendamping, dokter, kader PKK, serta ketua PKK desa. Penyerahan ini menjadi simbol komitmen bersama untuk memerangi stunting di Bulukumba, dengan harapan angka stunting terus menurun melalui kerja nyata, kolaborasi yang kuat, dan sedikit humor untuk menjaga semangat tetap tinggi.(*)

Pos terkait